Ciri-Ciri Present Perfect Tense

Coba kita perhatikan skenario di bawah ini: kamu datang ke sekolah pagi-pagi dengan raut muka lemas lesu dan pucat, berjalan dengan agak goyah, lalu temanmu menghampirimu sambil bertanya, “Are you okay? Have you eaten?“. Nah, kalimat yang tertulis dalam font tebal itulah contoh kalimat present perfect tense. Untuk lebih lengkapnya, mari kita bahas lebih lanjut terkait ciri-ciri present perfect tense.

Pemakaian present perfect tense sendiri masih cukup jarang bagi kalangan pelajar pada level basic atau pemula. Mereka cenderung menggunakan present simple dengan bantuan kata keterangan (adverb) “already”, contoh: “I study this subject for 3 hours already“. Padahal, kalimat tersebut semestinya kita tulis dengan bentuk present perfect tense, menjadi: “I have studied this subject for 3 hours“. Maka dari itu, ketika kamu sudah mahir menggunakan berbagai jenis tenses, termasuk present perfect tense, berarti keahlian Bahasa Inggris kamu sudah memiliki fondasi pemahaman yang lumayan kuat. Untuk menambah pemahaman grammar kamu, pertama kita akan masuk ke pengertian present perfect tense.

Nah, buat kamu yang masih bingung. Apa sih Ciri-ciri Present Perfect Tense itu? 

Definisi Present Perfect Tense

Present perfect tense adalah suatu bentuk kata kerja untuk menyatakan suatu aksi, kegiatan, atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan masih berlanjut sampai sekarang atau telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu namun efeknya masih berlanjut sampai masa kini. Jadi, peristiwanya telah/baru saja terjadi, tapi hasil atau efek dari peristiwa tersebut masih bisa terlihat dan masih bisa dirasakan pada saat pembicaraan terjadi.

Selain itu, tenses ini biasanya kita gunakan untuk menunjukkan peristiwa atau membahas tentang pengalaman/perubahan yang berkaitan dengan suatu tempat. Sebagai contoh, kita bisa lihat beberapa kalimat di bawah:

  • I have lived in Bandung for about 4 years.” (Saya sudah tinggal di Bandung selama kurang lebih 4 tahun)
  • I have been to Vietnam two times. Have you ever been there?” (Saya sudah ke Vietnam dua kali. Apakah kamu pernah ke sana?)
  • The landscape of my hometown has changed a lot in the last 10 years.” (Pemandangan di kampung halamanku telah banyak berubah dalam 10 tahun terakhir ini)

Memahami definisinya saja belumlah cukup. Melainkan, kita juga perlu mengerti cara penulisan kalimat menggunakan present perfect tense dengan kaidah yang benar supaya dapat memproduksi bahasa (menulis dan berbicara) dengan tepat dan efektif. Berikut akan kita bahas rumus atau kaidah pemakaian present perfect tense.

Rumus Present Perfect Tense

Afirmatif/Kalimat positif (tanpa not)
I/you/we/they (plural noun/kata benda jamak)haveVerb 3I have eaten
He/she/it (singular noun/kata benda tunggal)hasVerb 3Mario has left
Negatif/Kalimat negatif (dengan not)
I/you/we/they (plural noun)have notVerb 3We have not arrived
He/she/it (singular noun)has notVerb 3She has not believed
Pertanyaan
HaveI/you/we/they (plural noun)Verb 3Have you drunk?
HasHe/she/it (singular noun)Verb 3Has the teacher come?

Bagaimana? Apakah definisi serta rumus tense ini sudah dapat dipahami di luar kepala? Jika belum, kamu bisa mengulang-ngulang membaca formula dan definisi tense ini sebelum lanjut ke contoh kalimat.

Fungsi Present Perfect Tense

Present perfect tense dapat kita pakai dalam beberapa fungsi kalimat, di antaranya:

  1.  Menceritakan pengalaman masa lalu, contohnya:
    1. I have been to India. (Saya sudah pernah ke India)
    2. Mario told me that he has travelled to USA several times. (Mario bercerita padaku bahwa dia sudah pernah bepergian ke Amerika Serikat beberapa kali)
  2. Menjelaskan aktivitas yang mulai dilakukan di masa lalu dan berlanjut hingga sekarang, contohnya:
    1. They have lived here for almost three years (Mereka telah tinggal di sini selama hampir 3 tahun)
    2. Nothing has changed since I met you two years ago (Tidak ada yang berubah sejak aku bertemu kamu 2 tahun yang lalu)
  3. Menjelaskan perubahan atau pencapaian, contohnya:
    1. I have got A on math exam. (Saya mendapat nilai A di ujian Matematika)
    2. The population of the capital city has increased rapidly. (Populasi di Ibukota telah meningkat dengan cepat)
  4. Menunjukkan aktivitas yang belum terselesaikan, contohnya:
    1. The students still have not finished their assignment. (Murid-murid masih belum menyelesaikan tugas mereka)
    2. I haven’t done my science project, to be honest. (Jujur, aku belum menyelesaikan proyek sainsku)
  5. Menjelaskan tindakan tanpa menunjukkan waktu dan pelaku yang jelas, contohnya:
    1. Someone has stolen my car. (Seseorang telah mencuri mobilku). Di sini, kita tidak tahu siapa pencurinya dan kapan tepatnya mobil dicuri.
    2. I’ll keep looking until I have found my keys. (Aku akan terus mencari sampai aku menemukan kunciku)
  6. Menggunakan kata-kata keterangan waktu tertentu, seperti just, recently, currently, lately, already, ever, yet, for dan since, contohnya: “I have loved you since we were in college.” (Aku sudah mencintaimu sejak kita masih kuliah)  

Selesai, deh!

Nah, cukup mudah untuk dipahami bukan? Untuk informasi lengkap seputar pembelajaran Bahasa Inggris, tips dan trik, hingga Test Preparation Program eksklusif, kamu bisa temukan informasinya disini. SUN English merupakan ahli dalam bidang persiapan tes internasional yang mengembangkan berbagai program dalam membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris-mu. Kami merupakan bagian dari SUN Education Group yang bekerjasama dengan institusi top dunia luar negeri dalam menyajikan dukungan studi terbaik ke luar negeri. Persiapan Bahasa Inggris bisa kamu konsultasikan lebih lanjut dengan menghubungi SUN English melalui WhatsApp!

Add a Comment

Your email address will not be published.