25 Contoh Passive Voice yang Mudah Dipahami dan Sering Digunakan

Hay Sunners! Kali ini kita akan membahas kalimat yang agak berbeda yaitu passive voice. Passive voice atau kalimat pasif merupakan salah satu materi tata bahasa Inggris yang sangat penting, terutama bagi pelajar yang ingin mahir dalam reading, writing, maupun grammar akademik. Dalam kehidupan sehari-hari, passive voice sering digunakan tanpa kita sadari, khususnya ketika fokus pembicaraan bukan pada pelaku, melainkan pada tindakan atau hasil dari suatu perbuatan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dalam bahasa Indonesia, kalimat pasif biasanya ditandai dengan awalan di- atau ter-. Contohnya: Buku itu dibaca oleh saya.
Dalam bahasa Inggris, konsepnya mirip, tetapi struktur kalimatnya berbeda.

Pengertian Passive Voice

Passive voice adalah bentuk kalimat di mana subjek menerima tindakan, bukan melakukan tindakan. Fokus utama ada pada objek atau hasil pekerjaan, bukan pada siapa yang melakukannya.

Pola dasar passive voice:

Subject + to be + Verb 3 (past participle)

Contoh:

  • Active: She cleans the room.
  • Passive: The room is cleaned (by her).

Kata by her bersifat opsional dan sering dihilangkan jika pelaku tidak penting atau sudah jelas.

Mengapa Passive Voice Penting?

Mengapa Passive Voice Penting? Passive voice penting karena membantu kita menyampaikan informasi dengan fokus pada tindakan atau hasil, bukan pada pelakunya. Dalam banyak situasi, seperti tulisan akademik, laporan ilmiah, berita, atau pengumuman resmi, yang lebih dibutuhkan adalah objektivitas dan kejelasan proses. Dengan menggunakan passive voice, kalimat terdengar lebih formal, netral, dan profesional, sehingga pembaca lebih memperhatikan apa yang terjadi daripada siapa yang melakukannya. Selain itu, passive voice juga berguna ketika pelaku tidak diketahui, tidak relevan, atau sengaja tidak ingin disebutkan. Kalimat pasif membuat bahasa terdengar lebih formal, objektif, dan fokus pada proses atau hasil.

25 Contoh Passive Voice Lengkap dengan Penjelasan

Present Simple Passive

  1. The letter is sent every Monday.
    (Kalimat ini menekankan bahwa surat dikirim secara rutin.)
  2. English is spoken in many countries.
    (Fokus pada fakta, bukan siapa yang berbicara.)
  3. The room is cleaned every morning.
    (Yang penting adalah kondisi ruangan.)
  4. This book is used by many students.
    (Buku menjadi fokus utama.)
  5. The food is prepared in the kitchen.
    (Lokasi dan hasil lebih penting daripada pelaku.)

Present Continuous Passive

  1. The house is being painted right now.
    (Proses sedang berlangsung.)
  2. The report is being written at the moment.
    (Menekankan aktivitas yang sedang terjadi.)
  3. The cake is being baked in the oven.
    (Proses memasak sedang berlangsung.)
  4. The road is being repaired this week.
    (Menjelaskan kondisi sementara.)
  5. The problem is being discussed by the team.
    (Fokus pada proses diskusi.)

Past Simple Passive

  1. The window was broken yesterday.
    (Pelaku tidak diketahui atau tidak penting.)
  2. The homework was finished on time.
    (Menekankan hasil.)
  3. The song was sung beautifully.
    (Hasil tindakan lebih penting.)
  4. The meeting was canceled last night.
    (Informasi utama adalah pembatalan.)
  5. The building was built in 1990.
    (Fakta sejarah bangunan.)

Future Passive

  1. The project will be completed next month.
    (Fokus pada rencana dan hasil di masa depan.)
  2. The invitations will be sent tomorrow.
    (Tindakan di masa depan.)
  3. The room will be cleaned later.
    (Tidak perlu menyebutkan pelaku.)
  4. The exam will be held next week.
    (Pengumuman resmi.)
  5. The problem will be solved soon.
    (Penekanan pada solusi.)

Present Perfect Passive

  1. The work has been finished.
    (Hasil pekerjaan sudah selesai.)
  2. The documents have been signed.
    (Proses sudah terjadi.)
  3. The room has been cleaned.
    (Kondisi sekarang akibat tindakan sebelumnya.)
  4. The cake has been eaten.
    (Hasil sudah terlihat.)
  5. The decision has been made.
    (Penegasan bahwa keputusan sudah final.)

Tips Mudah Membentuk Passive Voice

  1. Identifikasi objek di kalimat aktif
    Objek di kalimat aktif akan menjadi subjek di kalimat pasif.
  2. Sesuaikan to be dengan tense
  • Present: is / are
  • Past: was / were
  • Future: will be
  • Perfect: has been / have been
  1. Gunakan Verb 3 (Past Participle)
    Contoh:
    write → written
    make → made
    build → built
  2. Gunakan “by + subject” jika perlu
    Digunakan jika pelaku penting atau ingin ditekankan.

Active vs Passive (Perbandingan Singkat)

  • Active: The teacher explains the lesson.
  • Passive: The lesson is explained by the teacher.
  • Active: Someone stole my bike.
  • Passive: My bike was stolen.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Passive Voice?

Gunakan passive voice jika:

  • Pelaku tidak diketahui
  • Pelaku tidak penting
  • Ingin terdengar lebih formal
  • Fokus pada hasil atau proses

Namun, dalam percakapan sehari-hari, active voice lebih sering digunakan karena lebih langsung dan jelas.

Kesimpulan

Passive voice bukanlah bentuk kalimat yang sulit jika dipahami secara bertahap. Dengan mengenal pola dasar dan berlatih menggunakan contoh nyata, kamu akan semakin terbiasa membedakan kalimat aktif dan pasif. 25 contoh passive voice di atas menunjukkan bahwa kalimat pasif dapat digunakan dalam berbagai tense dan konteks, mulai dari percakapan sederhana hingga tulisan akademik.

Kunci utamanya adalah latihan yang konsisten. Cobalah mengubah kalimat aktif di sekitarmu menjadi bentuk pasif, dan perhatikan bagaimana fokus kalimat berubah. Semakin sering berlatih, semakin natural pula penggunaan passive voice dalam bahasa Inggrismu.

Untuk informasi lengkap seputar kursus Bahasa Inggris, pilihan program belajar, hingga berbagai International Test Preparation eksklusif, kamu bisa temukan informasinya di sini. SUN English merupakan ahli dalam bidang persiapan tes internasional yang mengembangkan berbagai program dalam membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris-mu. Kami merupakan bagian dari SUN Education Group yang bekerjasama dengan institusi top dunia luar negeri dalam menyajikan dukungan studi terbaik ke luar negeri. Persiapan Bahasa Inggris bisa kamu konsultasikan lebih lanjut dengan menghubungi SUN English melalui WhatsApp!