IELTS vs PTE: Mana yang Lebih Mudah untuk Lolos Visa Australia 2026?
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Australia semakin memperketat syarat kemampuan bahasa Inggris bagi pelamar visa, terutama untuk Student Visa Subclass 500 dan visa kerja seperti Temporary Graduate Visa (Subclass 485). Kalian juga bisa cek informasi seputar syarat kuliah di Australia lebih lengkap pada link berikut, ya. Hal ini membuat banyak calon mahasiswa dan profesional harus benar-benar serius dalam memilih tes bahasa Inggris yang tepat. Salah strategi sedikit saja, impian untuk berangkat ke Negeri Kanguru bisa tertunda.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Masalahnya, banyak pelamar merasa “stuck” di skor tertentu, terutama pada IELTS Writing yang terkenal sulit ditembus. Akibatnya, tidak sedikit yang mulai melirik PTE Academic sebagai alternatif yang dianggap lebih mudah dan modern karena berbasis komputer dan Artificial Intelligence (AI). Namun, pertanyaannya: apakah PTE benar-benar lebih mudah dibandingkan dengan IELTS?
Artikel ini akan membahas secara mendalam perbandingan IELTS dan PTE, mulai dari format soal, sistem penilaian, hingga tipe peserta yang paling cocok untuk masing-masing tes. Dengan begitu, kamu bisa memilih tes yang paling sesuai dengan gaya belajar dan meningkatkan peluang lolos visa Australia.
Mengapa Harus Memilih Antara IELTS dan PTE untuk Australia?
Saat ini, Department of Home Affairs (DHA) Australia mengakui beberapa tes bahasa Inggris sebagai syarat visa. Namun, dua tes yang paling populer dan paling sering digunakan adalah IELTS Academic dan PTE Academic. Sebenarnya kedua tes tersebut memiliki fungsi yang sama, yaitu membuktikan kemampuan bahasa Inggris kamu untuk keperluan akademik atau profesional. Namun, pendekatan dan sistem penilaiannya sangat berbeda.
Namun, perlu diketahui juga bahwa standar minimum skor untuk visa Australia telah mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Untuk Student Visa Subclass 500, umumnya dibutuhkan skor minimal:
- IELTS: sekitar 6.0
- PTE Academic: sekitar 50 (setara IELTS 6.0)
Dengan standar yang semakin tinggi, memilih tes yang tepat bukan lagi sekadar preferensi, melainkan strategi penting. Jika kamu memilih tes yang tidak sesuai dengan kekuatanmu, kamu berisiko harus mengulang tes berkali-kali, yang tentunya memakan waktu dan biaya.
Perbedaan Fundamental: Manusia vs Artificial Intelligence (AI)
Perbedaan paling mendasar antara IELTS dan PTE terletak pada sistem penilaiannya.
IELTS: Dinilai oleh Manusia
Dalam IELTS, terutama untuk bagian Speaking dan Writing, penilaian dilakukan oleh manusia (examiner profesional).
- Speaking dilakukan secara langsung (tatap muka) dengan penguji.
- Writing dinilai berdasarkan logika, struktur, kohesi, dan kualitas argumen.
Kelebihannya:
- Penguji bisa memahami konteks dan maksud kamu meskipun ada sedikit kesalahan.
- Ada “ruang toleransi” jika kamu gugup atau tidak sempurna.
Kekurangannya:
- Bisa ada unsur subjektivitas.
- Penilaian bisa berbeda tergantung examiner.
PTE Academic: Dinilai oleh AI
Sebaliknya, PTE Academic menggunakan sistem Artificial Intelligence untuk menilai semua bagian tes.
- Speaking dilakukan dengan merekam suara ke mikrofon.
- Writing dinilai berdasarkan grammar, vocabulary, spelling, dan struktur secara otomatis.
Kelebihannya:
- Sangat objektif dan konsisten.
- Tidak dipengaruhi faktor manusia seperti mood atau bias.
Kekurangannya:
- Tidak ada toleransi: kesalahan kecil seperti typo atau pelafalan kurang jelas bisa langsung menurunkan skor.
- AI tidak “memahami maksud”, hanya membaca pola bahasa.
Kesimpulannya, IELTS lebih “manusiawi”, sedangkan PTE lebih “teknis”.
Format Soal

Source: Pexels
Berikut perbandingan langsung antara IELTS Academic dan PTE Academic:
| Fitur | IELTS Academic | PTE Academic |
| Format | Kertas atau Komputer | 100% Komputer |
| Durasi | ± 2 jam 45 menit | ± 2 jam |
| Speaking | Tatap muka langsung (Human) | Rekaman suara ke komputer |
| Tipe Soal | Terpisah per skill | Integrated Skills |
| Hasil Keluar | 3–5 hari (CBT) / 13 hari (Paper) | 2–48 jam |
| Rentang Skor | Band 0–9 | Skor 10–90 |
Salah satu perbedaan penting adalah konsep Integrated Skills pada PTE. Artinya, satu soal bisa menguji lebih dari satu kemampuan sekaligus, misalnya:
- Mendengar + Menulis
- Membaca + Berbicara
Sementara itu, IELTS memisahkan setiap skill secara jelas:
- Listening
- Reading
- Writing
- Speaking
Bagi sebagian orang, sistem terpisah ini terasa lebih mudah karena bisa fokus pada satu kemampuan dalam satu waktu.
Jadi, Mana yang “Lebih Mudah”? Tergantung Tipe Belajarmu!
Tidak ada jawaban mutlak untuk pertanyaan ini. Tingkat kesulitan sangat bergantung pada kepribadian, gaya belajar, dan kekuatan masing-masing individu.
Pilih IELTS Jika Kamu…
- Terbiasa menulis esai panjang dengan struktur yang jelas.
- Suka berkomunikasi secara langsung dan nyaman berbicara dengan orang lain.
- Lebih percaya diri saat menjelaskan ide secara lisan dengan interaksi nyata.
- Tidak terlalu cepat mengetik di komputer.
- Lebih suka sistem ujian yang “terstruktur” dan terpisah.
IELTS cocok untuk kamu yang kuat dalam berpikir kritis dan mampu mengembangkan ide secara mendalam, terutama dalam Writing.
Pilih PTE Academic Jika Kamu…
- Terbiasa menggunakan komputer dan mengetik dengan cepat.
- Mampu multitasking (mendengar sambil menulis atau berbicara).
- Sering merasa gugup saat berbicara langsung dengan orang asing.
- Memiliki pronunciation yang jelas dan konsisten.
- Membutuhkan hasil cepat untuk deadline aplikasi.
PTE sangat cocok untuk kamu yang teknis, cepat, dan terbiasa dengan sistem digital.
Mitos Terbesar: “Writing di PTE Lebih Gampang dari IELTS”
Banyak orang percaya bahwa Writing di PTE lebih mudah karena dinilai oleh AI yang tidak mempertimbangkan logika argumen.
Memang benar bahwa kamu tidak perlu membuat argumen sekompleks IELTS. Namun, ini bukan berarti lebih mudah.
Di PTE:
- Spelling harus 100% benar
- Grammar harus konsisten
- Batas kata harus dipatuhi
- Struktur harus sesuai pola
Kesalahan kecil seperti typo bisa langsung mengurangi skor secara signifikan.
Sebaliknya, di IELTS, meskipun argumenmu kurang kuat, kamu masih bisa mendapatkan skor yang cukup jika struktur dan bahasa kamu baik.
Jadi, “lebih mudah” itu relatif sih tergantung apakah kamu lebih kuat di logika (IELTS) atau akurasi teknis (PTE).
Biaya Tes IELTS dan PTE
Selain tingkat kesulitan, faktor biaya juga sering menjadi pertimbangan.
Secara umum:
- IELTS: sekitar Rp3.000.000 – Rp3.300.000
- PTE Academic: sekitar Rp3.100.000 – Rp3.500.000
Perbedaannya tidak terlalu signifikan. Namun, jika kamu harus mengulang tes beberapa kali, biaya ini bisa menjadi cukup besar.
Oleh karena itu, memilih tes yang tepat sejak awal akan lebih hemat dalam jangka panjang.
Konversi Skor PTE ke IELTS
Sebagai gambaran sunners, berikut konversi umum:
- PTE 50 ≈ IELTS 6.0
- PTE 58 ≈ IELTS 6.5
- PTE 65 ≈ IELTS 7.0
Konversi ini penting untuk memastikan kamu memenuhi syarat visa atau universitas tujuan.
Kesimpulan: Tidak Ada yang Lebih Mudah, Hanya Lebih Cocok
Pada akhirnya, tidak ada tes yang benar-benar “lebih mudah” antara IELTS dan PTE. Keduanya adalah tes standar internasional yang dirancang untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris secara akurat.
Perbedaannya terletak pada:
- Cara penilaian (manusia vs AI)
- Format soal (terpisah vs terintegrasi)
- Gaya belajar yang dibutuhkan
Jika kamu memilih tes yang sesuai dengan kekuatanmu, proses persiapan akan terasa jauh lebih efektif dan peluang mendapatkan skor tinggi juga meningkat.
Siap Memilih Tes yang Tepat?
Sudah mulai tahu mana yang lebih cocok untukmu?
Jangan ambil risiko dengan belajar tanpa arah. Persiapan yang tepat bisa menjadi pembeda antara lolos visa atau harus mengulang proses dari awal.
Di SUN English, kamu bisa:
- Mengikuti kelas IELTS Preparation dengan strategi Writing dan Speaking yang terstruktur
- Belajar PTE Academic dengan teknik khusus menghadapi sistem Artificial Intelligence
- Mendapatkan analisis kemampuan melalui placement test
Jika kamu masih merasa bingung memilih antara IELTS atau PTE, atau belum yakin dengan kemampuan bahasa Inggrismu, baik dari segi grammar, pronunciation, hingga strategi mengerjakan soal, SUN English siap menjadi rekan seperjuanganmu! Melalui program IELTS Preparation maupun PTE Academic Preparation Class, tutor-tutor berpengalaman kami akan membantumu mengidentifikasi kelemahan, melatih skill yang dibutuhkan, dan mempersiapkanmu secara maksimal untuk mencapai skor impian.
Tunggu apa lagi? Jangan biarkan masalah bahasa mengubur mimpimu untuk berkuliah di luar negeri. Silakan klik disini untuk terhubung langsung dengan tim konsultan SUN English melalui WhatsApp dan amankan kursi belajarmu sekarang juga!