Belajar Bahasa Inggris Lewat Film? Ini 10 Rekomendasi Film Terbaik di Netflix
Siapa bilang belajar bahasa Inggris harus selalu duduk tegak di depan buku tebal? Di era digital ini, cara paling efektif untuk menyerap bahasa asing justru adalah dengan membuatnya menjadi bagian dari gaya hidup, termasuk saat kamu sedang binge-watching di akhir pekan.
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Menonton film tidak hanya menghibur, tapi juga melatih kemampuan listening, memperkaya vocabulary, dan membantu kamu memahami konteks budaya (slang vs. formal). Namun, tidak semua film cocok untuk pemula. Jika dialognya terlalu cepat atau aksennya terlalu kental, kamu malah bisa frustasi.
Oleh karena itu, SUN English telah mengkurasi rekomendasi film belajar bahasa Inggris yang tersedia di Netflix. Daftar ini mencakup berbagai genre dan tingkat kesulitan, jadi kamu bisa pilih sesuai selera!
Level: Beginner & Intermediate (Mudah Dipahami)
1. Enola Holmes (British English)

Source: Netflix
Ingin terdengar elegan dengan aksen British? Film ini pilihan tepat. Millie Bobby Brown berbicara dengan artikulasi yang sangat jelas dan tempo yang pas. Kosakatanya cukup formal namun tetap ringan, cocok untuk kamu yang ingin belajar vocabulary era Victorian yang sopan namun cerdas.
Contoh Dialog (Artikulasi Jelas & Formal):
Enola: “Mother said we were free to do anything at Eudoria, and be anyone.”
Mycroft: “She taught you to be a nuisance.”
Terjemahan:
Enola: “Ibu bilang kami bebas melakukan apa saja di Eudoria, dan menjadi siapa saja.”
Mycroft: “Dia mengajarimu untuk menjadi pengganggu.” (Perhatikan penggunaan kata “Nuisance”. Ini adalah cara formal dan agak ketus untuk menyebut seseorang atau sesuatu yang menyebalkan atau mengganggu).
2. To All the Boys I’ve Loved Before (American English)

Source: IMDb
Untuk kamu yang ingin menguasai bahasa Inggris sehari-hari (daily conversation), drama remaja ini adalah gudangnya. Kamu akan belajar banyak phrasal verbs, idiom kekinian, dan slang remaja Amerika yang sering dipakai di media sosial.
Contoh Dialog (Daily Conversation & Slang):
Peter: “If we’re gonna do this, we have to do it right. No half-assing it.”
Lara Jean: “I don’t half-ass anything.”
Terjemahan:
Peter: “Kalau kita akan melakukan ini, kita harus melakukannya dengan benar. Jangan setengah-setengah.”
Lara Jean: “Aku tidak pernah melakukan apa pun dengan setengah-setengah.” (“Half-assing” adalah slang Amerika yang sangat populer. Artinya melakukan sesuatu dengan malas, tidak niat, atau tidak serius).
3. Paddington (British English)

Source: IMDb
Siapa yang tidak jatuh cinta pada beruang sopan ini? Paddington adalah contoh sempurna untuk belajar manners dan bahasa Inggris yang sopan. Dialognya lambat, jelas, dan sangat mudah diikuti bahkan tanpa subtitle Indonesia.
Contoh Dialog (Polite British Manners):
Mrs. Brown: “You must be thirsty.”
Paddington: “Oh, yes please. It’s thirsty work, coming all the way from Darkest Peru.”
Terjemahan:
Mrs. Brown: “Kamu pasti haus.”
Paddington: “Oh, ya tolong (saya mau minum). Perjalanan jauh dari Peru adalah pekerjaan yang membuat haus.” (Perhatikan betapa sopannya Paddington merespons tawaran. Frasa “It’s thirsty/hard work” biasa digunakan orang Inggris untuk menggambarkan aktivitas yang melelahkan).
4. The Sea Beast (Animation/General English)

Source: Netflix
Film animasi sering kali menjadi rekomendasi film belajar bahasa Inggris terbaik karena pengisi suaranya dituntut berbicara dengan sangat jelas dan ekspresif. The Sea Beast menawarkan petualangan seru dengan dialog yang tidak terlalu rumit.
Contoh Dialog (Clear & Expressive):
Maisie: “You’re Jacob Holland. You killed four beasts in two days.”
Jacob: “Five. But who’s counting?”
Terjemahan:
Maisie: “Kamu Jacob Holland. Kamu membunuh empat monster dalam dua hari.”
Jacob: “Lima. Tapi siapa yang menghitung?” (Jacob mengoreksi jumlahnya untuk pamer, tapi menambahkan “who’s counting?” sebagai cara retoris (pura-pura rendah hati/cuek) untuk menunjukkan bahwa dia sebenarnya menghitung prestasinya itu).
Level: Intermediate & Advanced (Tantangan Lebih!)
5. The King’s Speech (British English/Pronunciation Focus)

Source: Rotten Tomatoes
Sesuai judulnya, film ini bercerita tentang Raja George VI yang belajar mengatasi gagap. Karena fokus ceritanya adalah terapi wicara, kamu akan mendapatkan banyak insight tentang cara pengucapan (pronunciation) dan intonasi yang benar dalam bahasa Inggris.
Contoh Dialog (Pronunciation & Intonation Pressure):
Lionel Logue: “Listen to me… listen to me!”
King George VI: “Listen to you? By what right?”
Lionel Logue: “By divine right, if you must. I am your King.”
Terjemahan:
Lionel Logue: “Dengarkan aku… dengarkan aku!”
Raja George VI: “Mendengarkanmu? Atas hak apa?”
Lionel Logue: “(Atas) hak ilahi, jika kau memaksa. Aku adalah Rajamu.” (Ini adalah momen emosional dengan bahasa tingkat tinggi. “Divine right” adalah konsep historis bahwa hak seorang raja untuk memimpin berasal langsung dari Tuhan).
6. Marriage Story (Emotional/Conversational)

Source: Netflix
Film ini dipenuhi dialog yang real, emosional, dan cepat. Persis seperti pertengkaran atau diskusi di dunia nyata. Ini latihan yang bagus untuk memahami argumen yang kompleks dan nada bicara (intonasi) yang berubah-ubah sesuai emosi.
Contoh Dialog (Real Arguments & Emotional Tone):
Charlie: “You’re being so much like your mother.”
Nicole: “Do not compare me to my mother!”
Terjemahan:
Charlie: “Kamu bertingkah persis seperti ibumu.”
Nicole: “Jangan bandingkan aku dengan ibuku!” (Contoh bagaimana pertengkaran nyata sering menggunakan kalimat pendek yang menohok. Charlie tahu bahwa membandingkan Nicole dengan ibunya adalah “trigger point” (titik lemah) emosional bagi Nicole).
7. The Social Network (Fast-Paced American)

Source: IMDb
Siap dengan tantangan? Film biografi Facebook ini terkenal dengan dialog “Sorkin-esque” yang sangat cepat, cerdas, dan penuh istilah teknis. Cocok untuk kamu yang ingin melatih telinga agar terbiasa dengan kecepatan bicara native speaker di lingkungan profesional atau startup.
Contoh Dialog (Fast Paced & Sarcastic):
Erica: “You don’t have to study. You got into Boston University.”
Mark: “What’s wrong with Boston University?”
Erica: “Did I say there was something wrong with it?”
Terjemahan:
Erica: “Kamu tidak perlu belajar. Kamu kan sudah diterima di Universitas Boston.”
Mark: “Apa yang salah dengan Universitas Boston?”
Erica: “Apa aku bilang ada yang salah dengan itu?” (Dialog ini menunjukkan karakter Mark yang insecure dan cepat tersinggung. Dia langsung berasumsi Erica menghina kampusnya, padahal Erica hanya menyatakan fakta).
8. Knives Out (Mystery/Mixed Accents)

Source: IMDb
Film detektif ini menarik karena menghadirkan berbagai karakter dengan gaya bicara unik. Daniel Craig menggunakan aksen Southern American yang khas (dan agak drawling), sementara karakter lain menggunakan bahasa Inggris standar. Latihan bagus untuk membedakan berbagai dialek.
Contoh Dialog (Contrast of Accents):
Benoit Blanc: “I suspect foul play. I have eliminated no suspects, even the family.”
Marta: “You think one of them killed him?”
Terjemahan:
Benoit Blanc: “Saya mencurigai adanya tindak kejahatan. Saya belum mengeliminasi tersangka mana pun, bahkan pihak keluarga.”
Marta: “Anda pikir salah satu dari mereka membunuhnya?” (Bandingkan gaya Benoit Blanc yang dramatis dan menggunakan istilah hukum formal seperti “foul play”, dengan pertanyaan Marta yang langsung dan sederhana).
9. Forrest Gump (Slow American)

Source: IMDb
Klasik tapi emas. Karakter Forrest Gump berbicara dengan lambat dan sangat jelas. Ini adalah film yang sangat approachable bagi siapa saja yang baru mulai membiasakan diri menonton film tanpa teks terjemahan.
Contoh Dialog (Slow & Simple Structure):
Forrest: “Mama always said life was like a box of chocolates. You never know what you’re gonna get.”
Terjemahan & Konteks: Forrest: “Mama selalu bilang hidup itu seperti sekotak cokelat. Kamu tidak pernah tahu apa yang akan kamu dapatkan.” (Ini adalah metafora legendaris. Artinya, hidup penuh kejutan, sama seperti kotak cokelat aneka rasa dimana kita tidak tahu isinya sampai kita menggigitnya).
10. Spider-Man: Homecoming (Pop Culture/Slang)

Source: IMDB
Film Marvel adalah gudangnya pop culture references. Di sini kamu akan belajar bahasa Inggris “anak muda” yang cepat, penuh candaan (banter), dan istilah-istilah sains yang dipadukan dengan bahasa gaul Queens, New York.
Contoh Dialog (Youth Slang & Banter):
Ned: “You’re the Spider-Man…From YouTube!”
Peter: “No!, no I’m not. This is just a costume…”
Ned: “Dude, you’re on the ceiling!”
Terjemahan:
Ned: “Kamu itu Spider-Man… Seperti di YouTube!”
Peter: “Bukan, bukan kok. Ini cuma kostum…”
Ned: “Bro, kamu menempel di langit-langit!” (“Dude” adalah panggilan slang paling umum antar teman laki-laki di Amerika (mirip “Bro” atau “Bang”). Ned menggunakan ini untuk mengekspresikan rasa takjub saat melihat temannya ternyata superhero).
Ingin Diskusi Film dalam Bahasa Inggris?
Menonton film memang seru, tapi bahasa adalah alat komunikasi dua arah. Setelah punya banyak kosakata baru dari film-film di atas, saatnya kamu mempraktekkannya secara langsung. Jangan sampai vocabulary keren itu menguap begitu saja karena tidak pernah dipakai mengobrol!
Jika kamu butuh teman diskusi atau mentor yang bisa mengoreksi pronunciation kamu biar mirip aktor favorit:
👉 Join Kelas Bahasa Inggris di SUN English sekarang! Pilih kelas yang sesuai dengan levelmu dan mulailah cas-cis-cus hari ini.