Cara Follow Up Interview Bahasa Inggris yang Profesional: Template Email dan Chat
Memahami cara follow up interview bahasa inggris dengan taktis adalah strategi krusial untuk menunjukkan tingkat profesionalisme dan antusiasme kamu terhadap posisi yang dilamar tanpa terlihat mendesak rekruter. Proses rekrutmen seringkali memakan waktu lebih lama dari perkiraan, dan pesan susulan yang dikirimkan pada waktu yang tepat dapat menempatkan namamu kembali di urutan teratas dalam ingatan manajer HRD.
Waktu Terbaik Mengirimkan Pesan Follow Up

Source: Pexels
Ketepatan waktu adalah kunci utama agar pesanmu tidak dianggap sebagai gangguan (spam) oleh pihak perusahaan.
- 24 Jam Pertama (The “Thank You” Note): Kirimkan pesan ucapan terima kasih maksimal satu hari setelah wawancara selesai. Ini bukan pesan untuk menanyakan hasil, melainkan bentuk apresiasi atas waktu yang diluangkan oleh pewawancara. Langkah ini menunjukkan etika kerja yang sangat baik.
- Tepat Setelah Tenggat Waktu Terlewat: Jika rekruter berjanji akan memberi kabar dalam waktu dua minggu, tunggulah hingga hari ke-15. Mengirim pesan sebelum tenggat waktu berakhir akan membuat kamu terlihat tidak sabar dan tidak mendengarkan instruksi.
- 10-14 Hari Jika Tidak Ada Janji Waktu: Apabila pada akhir wawancara rekruter tidak menyebutkan kapan pengumuman akan diberikan, berikan jeda waktu sekitar 10 hingga 14 hari kerja sebelum kamu mengirimkan pesan untuk menanyakan status aplikasi.
- Setelah Menyelesaikan Tes Praktik (Assignment): Jika kamu diberikan tugas lanjutan setelah wawancara, kirimkan follow up sekitar 3-5 hari setelah kamu mengumpulkan tugas tersebut untuk menanyakan apakah mereka sudah sempat meninjaunya.
Format Pesan Follow Up
Pesan susulan dalam bahasa Inggris harus mematuhi standar korespondensi bisnis internasional, meskipun kamu menggunakan kata ganti kasual.
| Komponen Pesan | Penjelasan & Etika | Contoh Penerapan yang Benar |
| Subject Line (Email) | Harus spesifik, jelas, dan langsung pada intinya agar mudah dicari oleh rekruter di kotak masuk mereka. | Following Up: Interview for Marketing Manager – [Namamu] |
| Salutation (Salam) | Selalu gunakan nama belakang jika budaya perusahaan formal, atau nama depan jika sebelumnya wawancara berjalan kasual. | Dear Mr. Smith, atau Hi Sarah, |
| Konteks & Pengingat | Sebutkan tanggal wawancara dan posisi yang dilamar pada kalimat pertama agar rekruter langsung mengingatmu. | I am writing to follow up on my interview on Monday for the Data Analyst role. |
| Nilai Tambah (Value) | Tegaskan kembali satu poin kekuatanmu atau ketertarikan spesifik kamu terhadap perusahaan yang dibahas saat interview. | Our discussion about your upcoming expansion further increased my interest. |
| Call to Action | Tanyakan langkah selanjutnya dengan sopan dan nyatakan ketersediaanmu untuk memberikan dokumen tambahan jika diperlukan. | Please let me know if you need any additional information from my end. |
| Sign-off (Penutup) | Gunakan penutup profesional standar tanpa emotikon berlebihan. | Best regards, / Sincerely, |
Contoh Email Follow Up Setelah Interview
Email adalah jalur komunikasi paling aman dan profesional untuk sebagian besar perusahaan multinasional dan korporasi formal. Berikut adalah beberapa skenario beserta templatnya yang bisa kamu gunakan.
Skenario 1: Email “Thank You” (Dikirim 24 Jam Setelah Interview)
Pesan ini bertujuan untuk meninggalkan kesan positif dan menunjukkan tata krama yang baik kepada manajer atau HRD.
Subject: Thank You – Interview for [Nama Posisi] – [Nama Kamu]
Dear [Nama Rekruter],
Thank you so much for taking the time to speak with me yesterday about the [Nama Posisi] position at [Nama Perusahaan]. It was a pleasure learning more about your team’s upcoming projects and the company’s vision for this year.
Our conversation further strengthened my interest in this role. I am very enthusiastic about the possibility of bringing my [Sebutkan 1 Keahlian, misal: data analytics] skills to your team and contributing to the [Sebutkan proyek/tujuan perusahaan yang dibahas].
Please let me know if you need any further information or additional work samples to assist with your decision-making process.
I look forward to hearing from you regarding the next steps.
Best regards,
[Nama Kamu]
[Nomor Telepon]
[Tautan LinkedIn]
Terjemahan:
Terima kasih banyak telah meluangkan waktu untuk berbicara dengan saya kemarin mengenai posisi [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan]. Merupakan suatu kesenangan dapat mempelajari lebih lanjut tentang proyek tim Anda yang akan datang dan visi perusahaan untuk tahun ini. Percakapan kita semakin memperkuat minat saya pada peran ini. Saya sangat antusias dengan kemungkinan membawa keterampilan [Keahlian] saya ke tim Anda… Beritahu saya jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut.
Skenario 2: Menanyakan Status (Setelah Tenggat Waktu Terlewat)
Gunakan templat ini saat HRD berjanji akan mengabari pada hari Jumat, namun hingga hari Senin minggu berikutnya kamu belum menerima kabar.
Subject: Following Up: Interview for [Nama Posisi] – [Nama Kamu]
Dear [Nama Rekruter],
I hope this email finds you well.
I am writing to follow up on the interview we had on [Tanggal Interview] for the [Nama Posisi] position. During our meeting, you mentioned that you would be finalizing your decision by [Waktu yang dijanjikan, misal: the end of last week].
I wanted to check in and see if there are any updates regarding the status of my application. I remain very interested in the opportunity to join [Nama Perusahaan] and am happy to provide any additional details that might be helpful for your evaluation.
Thank you again for your time and consideration.
Sincerely,
[Nama Kamu]
Terjemahan:
Saya menulis email ini untuk menindaklanjuti wawancara kita pada [Tanggal Interview] untuk posisi [Nama Posisi]. Selama pertemuan kita, Anda menyebutkan bahwa Anda akan menyelesaikan keputusan Anda pada [Waktu yang dijanjikan]. Saya ingin memeriksa dan melihat apakah ada pembaruan mengenai status lamaran saya. Saya tetap sangat tertarik dengan kesempatan untuk bergabung dengan [Nama Perusahaan]…
Baca Juga: 50 Singkatan Bahasa Inggris dalam Dunia Kerja Agar Tampil Profesional!: Cara Follow Up Interview Bahasa Inggris yang Profesional: Template Email dan Chat
Tingkatkan rasa percaya dirimu dalam berbahasa Inggris untuk keseharian, obrolan santai, hingga urusan karir. Belajar makin asyik dan terarah bersama expert tutor SUN English di kelas private yang jadwalnya super fleksibel. Yuk, klik banner di atas untuk mendapatkan penawaran menarik dan daftar kelasnya sekarang!
Contoh Chat Follow Up Interview Bahasa Inggris (WhatsApp / LinkedIn)

Source: Pexels
Di era modern, terutama di perusahaan rintisan (startup) atau agensi kreatif, proses rekrutmen seringkali dilakukan melalui platform pesan instan seperti WhatsApp atau LinkedIn Direct Message. Karakteristik pesan via chat harus lebih ringkas (concise) dibandingkan email, namun tetap tidak boleh kehilangan unsur kesopanannya.
Contoh 1: Chat Menanyakan Status Melalui WhatsApp (Ringkas & Sopan)
Jika HRD sebelumnya secara aktif menghubungimu via WhatsApp untuk mengatur jadwal wawancara, kamu diizinkan untuk melakukan follow up di nomor yang sama.
“Good morning, [Nama HRD]. This is [Nama Kamu]. I hope you’re having a great week. I’m reaching out to follow up on my interview for the [Nama Posisi] role on [Tanggal Interview]. I would love to know if there are any updates regarding my application. Please let me know if you need any additional documents from me. Thank you for your time!”
Terjemahan:
Selamat pagi, [Nama HRD]. Ini [Nama Kamu]. Saya harap minggu Anda menyenangkan. Saya menghubungi untuk menindaklanjuti wawancara saya untuk peran [Nama Posisi] pada [Tanggal Interview]. Saya ingin tahu apakah ada pembaruan mengenai lamaran saya. Tolong beri tahu saya jika Anda memerlukan dokumen tambahan dari saya. Terima kasih atas waktu Anda!
Contoh 2: Pesan “Thank You” Melalui LinkedIn (Profesional & Terhubung)
Jika kamu diwawancarai oleh calon atasan langsung (User/Manager) dan menemukan profil LinkedIn mereka, mengirimkan pesan singkat setelah wawancara adalah cara cerdas untuk membangun relasi.
“Hi [Nama Manajer], thank you for the insightful conversation today regarding the [Nama Posisi] role. I truly enjoyed learning about your vision for the department. I am very excited about the possibility of joining your team. Looking forward to any updates, and I hope we can stay connected here on LinkedIn. Best, [Nama Kamu].”
Terjemahan:
Hai [Nama Manajer], terima kasih atas percakapan yang mendalam hari ini mengenai peran [Nama Posisi]. Saya benar-benar menikmati mempelajari visi Anda untuk departemen tersebut. Saya sangat bersemangat dengan kemungkinan bergabung dengan tim Anda. Saya menantikan kabar selanjutnya, dan berharap kita bisa tetap terhubung di LinkedIn. Salam, [Nama Kamu].
Contoh 3: Chat Follow Up Jika Tidak Ada Kabar Sama Sekali (Ghosting)
Gunakan pesan ini di WhatsApp atau LinkedIn jika sudah lebih dari dua minggu sejak wawancara dan tidak ada balasan atas pesan follow up pertamamu.
“Hi [Nama HRD], hope you are doing well. I am circling back regarding the [Nama Posisi] position. I understand that the hiring process can take time and you must be very busy. If the position has been filled, I would appreciate a quick update so I can move forward with my job search. Regardless of the outcome, it was a pleasure meeting you and the team. Thank you!”
Terjemahan:
Hai [Nama HRD], semoga Anda baik-baik saja. Saya kembali menanyakan mengenai posisi [Nama Posisi]. Saya mengerti bahwa proses perekrutan bisa memakan waktu dan Anda pasti sangat sibuk. Jika posisi tersebut sudah terisi, saya akan sangat menghargai pembaruan singkat agar saya dapat melanjutkan pencarian kerja saya. Terlepas dari hasilnya, merupakan suatu kehormatan bisa bertemu dengan Anda dan tim. Terima kasih!
Baca Juga: 50 Kalimat Bahasa Inggris untuk Interview Kerja Agar Tampil Profesional!: Cara Follow Up Interview Bahasa Inggris yang Profesional: Template Email dan ChatKesalahan Fatal yang Harus Dihindari
Untuk memastikan pesanmu memperbesar peluang diterima dan tidak menjadi bumerang, pastikan kamu menghindari jebakan komunikasi berikut ini:
- Menggunakan Nada Menuntut (Demanding Tone): Kalimat seperti “Why haven’t I heard back from you?” atau “I need to know the result today” akan langsung membuat namamu dicoret dari daftar kandidat potensial.
- Mengirim Pesan Bertubi-tubi (Spamming): Jika kamu sudah mengirim satu email atau satu chat, tunggu setidaknya satu minggu penuh sebelum mengirim pesan kedua. Jangan mengirim email di pagi hari lalu menindaklanjutinya via WhatsApp di sore hari di hari yang sama.
- Mengabaikan Jam Kerja: Khusus untuk follow up via WhatsApp, pastikan kamu hanya mengirim pesan pada jam kerja operasional (Senin-Jumat, pukul 09:00 – 16:00). Mengirim chat rekruter pada akhir pekan atau tengah malam adalah pelanggaran batasan privasi profesional.
- Terlalu Banyak Basa-Basi (Overly Wordy): Rekruter membaca puluhan pesan dan CV setiap harinya. Jangan menceritakan ulang seluruh isi CV-mu dalam pesan follow up. Cukup tanyakan status, ucapkan terima kasih, dan tawarkan informasi tambahan.
Tingkatkan Karirmu Bersama SUN English!

Menguasai tata cara korespondensi bisnis, seperti mengirimkan email follow up yang berkelas, adalah salah satu elemen penentu kesuksesanmu di dunia kerja multinasional. Namun, agar kamu dapat benar-benar bersinar sejak tahap wawancara hingga diterima bekerja, kefasihan berbicara bahasa Inggris secara aktif dan profesional adalah modal yang tidak bisa ditawar.
SUN English menghadirkan program Business English dan Conversation English yang dirancang khusus untuk mempersiapkan kamu menghadapi dunia profesional global. Tidak hanya itu, kami juga menyediakan fasilitas Preparation Course untuk berbagai tes sertifikasi bergengsi dunia seperti IELTS, TOEFL, PTE, hingga Duolingo English Test. Bersama instruktur bersertifikat internasional dan metode pembelajaran interaktif, kamu akan dilatih untuk menjawab pertanyaan wawancara tersulit sekalipun dengan tenang, fasih, dan penuh percaya diri.
Siap menaklukkan wawancara bahasa Inggris di perusahaan impianmu? Klik banner di atas untuk mendapatkan penawaran menarik, atau klik di sini untuk berkonsultasi secara gratis mengenai kelas bahasa Inggrismu bersama tim ahli SUN English melalui WhatsApp sekarang juga!