Cara Menyusun Daftar Pustaka yang Benar Beserta Contohnya
Cara menyusun daftar pustaka sering dianggap urusan sepele, padahal bagian ini bisa menentukan apakah skripsi, makalah, atau esai kamu dinilai rapi atau justru dikembalikan dosen untuk direvisi. Kesalahan kecil seperti tahun terbit yang tertinggal, urutan yang tidak alfabetis, atau gaya sitasi yang tercampur sudah cukup membuat sebuah naskah terlihat kurang meyakinkan. Belum lagi risiko dianggap melakukan plagiarisme kalau sumber yang dikutip tidak dicantumkan dengan semestinya. Artikel ini disusun oleh tim SUN English untuk membahas seluruh pertanyaan yang paling sering muncul, mulai dari perbedaan istilah, pola penulisan per jenis sumber, sampai cara mengatur tampilan di Microsoft Word. Semua contoh entri di bawah bersifat fiktif dan dibuat sebagai ilustrasi format, jadi silakan ganti dengan data sumber milikmu sendiri.
Perbedaan Daftar Pustaka dan Daftar Referensi

Source: Pexels
Dua istilah ini kerap dipakai bergantian di banyak kampus di Indonesia, tetapi secara konsep keduanya punya cakupan yang berbeda. Daftar pustaka (bibliography) memuat seluruh bacaan yang berkaitan dengan topik tulisan, termasuk buku atau artikel yang dibaca sebagai latar belakang meski tidak dikutip langsung. Daftar referensi (references) hanya memuat sumber yang benar-benar disitasi di dalam teks. Pedoman penulisan kampus atau jurnal tujuan menjadi penentu akhir, sehingga selalu cek dulu istilah mana yang diwajibkan.
| Aspek | Daftar Pustaka (Bibliography) | Daftar Referensi (References) |
| Cakupan sumber | Semua bacaan yang relevan dengan topik | Hanya sumber yang dikutip dalam teks |
| Hubungan dengan sitasi | Tidak harus muncul di badan tulisan | Setiap entri harus punya pasangan sitasi di teks |
| Gaya yang umum memakainya | Chicago (notes-bibliography) dan banyak pedoman kampus lokal | APA, Harvard, IEEE |
| Padanan MLA | Works Cited, yaitu sumber yang dikutip saja | Works Cited |
| Contoh penggunaan | Buku yang mengulas sebuah disiplin secara luas | Artikel jurnal dan skripsi |
Urutan Penulisan Daftar Pustaka yang Benar
Urutan yang dimaksud punya dua lapisan. Lapisan pertama adalah urutan unsur dalam satu entri, sedangkan lapisan kedua adalah urutan entri dalam keseluruhan daftar. Pada gaya APA edisi ketujuh, pola dasar satu entri adalah penulis, tahun, judul, lalu sumber penerbitan. Seluruh entri kemudian disusun alfabetis berdasarkan nama belakang penulis pertama, tanpa nomor urut.
| Langkah | Yang Perlu Dilakukan | Catatan Penting |
| 1 | Tentukan gaya sitasi yang diwajibkan | Ikuti pedoman kampus atau jurnal, jangan memilih sendiri |
| 2 | Kumpulkan data lengkap setiap sumber | Penulis, tahun, judul, penerbit atau nama jurnal, volume, halaman, DOI atau URL |
| 3 | Tulis entri sesuai pola gaya yang dipilih | Perhatikan tanda baca dan huruf miring |
| 4 | Urutkan entri | Alfabetis untuk APA dan Harvard, urutan kemunculan untuk IEEE dan Vancouver |
| 5 | Terapkan hanging indent | Baris pertama rata kiri, baris berikutnya menjorok |
| 6 | Cocokkan dengan sitasi dalam teks | Sumber di teks harus ada di daftar, dan sebaliknya |
| 7 | Periksa konsistensi akhir | Satu gaya untuk seluruh entri |
Ada beberapa aturan pengurutan yang sering terlewat. Jika satu penulis punya beberapa karya, urutkan dari tahun terlama ke terbaru. Jika sebuah sumber tidak punya penulis, judulnya menempati posisi nama penulis dan diurutkan berdasarkan huruf pertama judul, dengan mengabaikan kata sandang seperti the atau a.
Baca Juga: 54 Contoh Soal SAT Math Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan: Cara Menyusun Daftar Pustaka yang Benar Beserta ContohnyaContoh Format Daftar Pustaka Gaya APA per Jenis Sumber
Tabel berikut memperlihatkan pola dasar dan contoh entri untuk sumber yang paling sering dipakai mahasiswa. Judul buku dan nama jurnal ditulis miring, sedangkan judul artikel jurnal ditulis biasa.
| Jenis Sumber | Pola | Contoh Entri (Fiktif) |
| Buku | Nama belakang, Inisial. (Tahun). Judul buku. Penerbit. | Rahmawati, D. (2021). Dasar-dasar penulisan akademik. Penerbit Cakrawala. |
| Artikel jurnal | Nama belakang, Inisial. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, volume(nomor), halaman. DOI | Hidayat, B., & Lestari, N. (2022). Pengaruh literasi digital terhadap prestasi belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 14(2), 101-115. https://doi.org/10.0000/contoh |
| Halaman web | Penulis. (Tahun, Tanggal Bulan). Judul halaman. Nama situs. URL | Santoso, R. (2024, 12 Maret). Tips manajemen waktu untuk mahasiswa. Portal Belajar Nusantara. https://www.contoh-portal.id/manajemen-waktu |
| Skripsi | Penulis. (Tahun). Judul skripsi [Skripsi, Nama universitas]. Repositori. URL | Wibowo, A. (2020). Analisis strategi pemasaran digital pada UMKM kuliner [Skripsi, Universitas Contoh]. Repositori Universitas Contoh. https://repositori.contoh.ac.id/12345 |
| Laporan lembaga | Nama lembaga. (Tahun). Judul laporan. Penerbit jika berbeda | Badan Riset Contoh. (2023). Laporan tahunan riset pendidikan. |
| Video YouTube | Nama pengunggah. (Tahun, Tanggal Bulan). Judul video [Video]. YouTube. URL | Kanal Edukasi Contoh. (2023, 5 Mei). Cara membaca jurnal ilmiah dengan cepat [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=contoh |
Cara Menulis Daftar Pustaka dari Website Tanpa Nama Penulis
Situasi ini cukup sering terjadi, terutama saat mengutip halaman resmi lembaga atau artikel populer yang tidak mencantumkan byline. Sebelum menyimpulkan bahwa penulisnya memang tidak ada, cek dulu bagian bawah halaman, menu tentang kami, atau nama organisasi pemilik situs. Kalau organisasi tersebut yang menerbitkan isi halaman, nama organisasi itulah yang ditulis sebagai penulis.
| Kondisi Sumber | Cara Penulisan pada Gaya APA | Contoh Entri (Fiktif) |
| Ada organisasi penerbit | Nama organisasi menggantikan nama penulis | Yayasan Literasi Contoh. (2023, 8 Agustus). Panduan membaca kritis untuk pelajar. https://www.literasi-contoh.org/panduan |
| Tanpa penulis dan tanpa organisasi | Judul dipindahkan ke posisi penulis | Kiat menyusun jadwal belajar efektif. (2024, 3 Februari). Portal Belajar Nusantara. https://www.contoh-portal.id/jadwal-belajar |
| Tanpa tanggal terbit | Tulis n.d. atau t.t. pada posisi tahun | Yayasan Literasi Contoh. (n.d.). Mengenal etika kutipan. https://www.literasi-contoh.org/etika |
| Tanggal akses perlu dicantumkan | Umumnya hanya untuk konten yang berubah terus | Tambahkan frasa diakses pada tanggal tertentu sebelum URL |
Pada gaya Harvard, prinsipnya serupa. Judul menggantikan posisi penulis, lalu diikuti tahun, nama situs, tanggal akses, dan URL. Untuk sitasi dalam teks, gunakan judul singkat atau nama organisasi bersama tahun, misalnya (Kiat menyusun jadwal belajar efektif, 2024). Kalau kamu bisa memilih, tetap utamakan sumber yang jelas penulisnya, karena hal itu memperkuat kredibilitas argumen.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Skor TOEFL iBT 100+ dalam 2 Bulan: Cara Menyusun Daftar Pustaka yang Benar Beserta ContohnyaGaya Sitasi yang Umum Digunakan dalam Karya Ilmiah
Tidak ada satu gaya yang berlaku untuk semua disiplin. Setiap bidang ilmu punya kebiasaan sendiri, dan banyak kampus juga menerbitkan pedoman internal yang memodifikasi gaya baku.
| Gaya | Sistem Sitasi | Bidang yang Sering Memakai | Ciri Khas |
| APA | Penulis dan tahun | Psikologi, pendidikan, ilmu sosial | Tahun dalam kurung dan judul buku miring |
| MLA | Penulis dan halaman | Sastra dan bahasa | Tanpa tahun dalam kurung setelah nama penulis |
| Chicago | Catatan kaki atau penulis dan tahun | Sejarah dan humaniora | Tersedia dua varian sistem |
| Harvard | Penulis dan tahun | Bisnis dan ilmu sosial | Sangat bervariasi antarinstitusi |
| IEEE | Nomor urut dalam kurung siku | Teknik dan ilmu komputer | Entri diurutkan menurut kemunculan |
| Vancouver | Nomor urut | Kedokteran dan ilmu kesehatan | Ringkas dan bernomor |

Raih skor impianmu bareng expert tutor SUN English dengan jadwal belajar yang super fleksibel. Kami bahkan punya garansi kenaikan skor khusus buat kamu, lho! Yuk, klik banner di atas untuk mendapatkan penawaran menarik dan daftar kelasnya sekarang!
Perbandingan Gaya APA dan Harvard

Source: Pexels
Dua gaya berbasis penulis dan tahun ini paling sering dibandingkan karena sekilas terlihat mirip. Perbedaannya ada pada detail tanda baca dan unsur penerbitan.
| Komponen | APA Edisi Ketujuh | Harvard |
| Tahun terbit | Dalam tanda kurung setelah nama penulis | Umumnya tanpa kurung, tetapi variasi kampus ada |
| Kota terbit | Tidak dicantumkan | Biasanya dicantumkan sebelum penerbit |
| Pemisah antarunsur | Titik | Lebih banyak koma |
| Penghubung dua penulis | Tanda ampersand | Kata dan atau and |
| Sumber daring | Tanggal akses tidak selalu diperlukan | Tanggal akses lazim dicantumkan |
Apa pun gaya yang kamu pilih, jangan mencampur dua gaya dalam satu naskah. Konsistensi lebih dihargai penguji dibanding pilihan gaya itu sendiri.
Baca Juga: Cara Membuat Esai Kontribusi Bagi Indonesia untuk Syarat LPDP: Cara Menyusun Daftar Pustaka yang Benar Beserta ContohnyaCara Menulis Daftar Pustaka jika Ada Lebih dari 3 Orang Penulis
Aturan untuk sumber dengan banyak penulis bergantung pada gaya yang dipakai. Pada APA edisi ketujuh, seluruh nama penulis tetap ditulis di daftar pustaka sampai jumlahnya 20 orang. Untuk sumber dengan 21 penulis atau lebih, tulis 19 nama pertama, lalu tanda elipsis, kemudian nama penulis terakhir. Adapun di dalam teks, sumber dengan tiga penulis atau lebih cukup ditulis nama penulis pertama diikuti et al. atau dkk. jika pedoman kampus menghendaki singkatan bahasa Indonesia.
| Jumlah Penulis | Penulisan di Daftar Pustaka (APA 7) | Sitasi dalam Teks |
| Satu | Hidayat, B. (2022). | (Hidayat, 2022) |
| Dua | Hidayat, B., & Lestari, N. (2022). | (Hidayat & Lestari, 2022) |
| Tiga sampai 20 | Hidayat, B., Lestari, N., Putra, K., & Anggraini, S. (2023). | (Hidayat et al., 2023) atau (Hidayat dkk., 2023) |
| 21 atau lebih | 19 nama pertama, elipsis, lalu nama terakhir | (Hidayat et al., 2023) |
| Gaya | Kebiasaan untuk Banyak Penulis |
| Harvard | Berbeda antarkampus, banyak yang memakai nama pertama plus et al. mulai dari empat penulis, jadi cek pedoman institusi |
| IEEE | Seluruh penulis ditulis jika sampai enam orang, lebih dari itu cukup penulis pertama plus et al. |
| Vancouver | Umumnya menulis enam penulis pertama lalu et al., dengan variasi tergantung jurnal |
Cara Membuat Daftar Pustaka Otomatis di Microsoft Word
Fitur bawaan Word bisa menghemat waktu, terutama untuk naskah yang sumbernya banyak. Prinsip kerjanya, kamu memasukkan data sumber satu kali, lalu Word menyusun sitasi dan daftar pustaka sesuai gaya yang dipilih.
| Tahap | Langkah di Word |
| 1 | Buka tab References, lalu pilih gaya sitasi pada menu Style |
| 2 | Letakkan kursor di akhir kalimat yang mengutip sumber, klik Insert Citation, lalu Add New Source |
| 3 | Pilih jenis sumber, isi nama penulis, judul, tahun, penerbit atau nama jurnal, lalu klik OK |
| 4 | Ulangi untuk sumber lain, atau pilih sumber yang sudah tersimpan dari daftar Insert Citation |
| 5 | Pindahkan kursor ke halaman terakhir, klik Bibliography, lalu pilih format Bibliography atau References |
| 6 | Setelah menambah sumber baru, klik kanan pada daftar lalu pilih Update Field |
Ada dua catatan penting. Pertama, versi Word yang berbeda menyediakan edisi gaya yang berbeda, jadi periksa apakah APA edisi ketujuh sudah tersedia di menu Style pada versi milikmu. Kedua, hasil otomatis tetap perlu dicek manual, karena beberapa jenis sumber seperti skripsi, video, atau laporan lembaga kadang tidak terformat sempurna. Sebagai alternatif, banyak mahasiswa memakai aplikasi pengelola referensi seperti Mendeley atau Zotero yang terhubung ke Word lewat plugin.
Baca Juga: 5 Tips Menulis Personal Statement untuk Kuliah S2 di Luar Negeri: Cara Menyusun Daftar Pustaka yang Benar Beserta ContohnyaDaftar Pustaka Menjorok Ctrl Apa
Format menjorok pada baris kedua dan seterusnya disebut hanging indent. Di Word versi Windows, blok seluruh entri daftar pustaka, lalu tekan Ctrl + T. Pada Mac, pintasannya adalah Command + T. Jorokan bawaan biasanya sebesar 1,27 cm atau 0,5 inci, yang sesuai dengan standar APA.
| Tujuan | Pintasan Windows | Alternatif Lewat Menu |
| Membuat hanging indent | Ctrl + T | Paragraph, Indentation, Special, pilih Hanging |
| Mengurangi jorokan hanging | Ctrl + Shift + T | Ubah ukuran By menjadi lebih kecil |
| Menambah indent kiri | Ctrl + M | Ubah Left pada Indentation |
| Menghapus indent kiri | Ctrl + Shift + M | Ubah Left menjadi 0 |
| Rata kiri | Ctrl + L | Tab Home, ikon Align Left |
| Rata kiri dan kanan | Ctrl + J | Tab Home, ikon Justify |
Kalau jorokan tidak berubah setelah menekan Ctrl + T, biasanya blok teks belum terpilih dengan benar atau setiap entri masih terpisah oleh tanda pindah baris manual. Hapus pindah baris manual tersebut, lalu ulangi langkahnya.
Baca Juga: Cara Mendapatkan LoA dari Universitas Top Eropa Secara Mandiri: Cara Menyusun Daftar Pustaka yang Benar Beserta ContohnyaCara Agar Spasi Daftar Pustaka Tidak Jauh
Jarak yang terasa terlalu renggang biasanya bersumber dari beberapa pengaturan sekaligus, dan masing-masing punya solusi berbeda. Ada yang menyangkut jarak antarbaris, ada pula yang menyangkut jarak antarkata.
| Penyebab | Solusi |
| Ruang setelah paragraf bawaan Word masih aktif | Blok seluruh daftar, buka Paragraph, atur Before dan After menjadi 0 pt |
| Opsi jarak antarparagraf pada gaya yang sama belum dimatikan | Centang Don’t add space between paragraphs of the same style |
| Line spacing terlalu besar | Atur sesuai pedoman kampus, umumnya Single atau 1,5. Pintasan Ctrl + 1 untuk single dan Ctrl + 5 untuk 1,5 |
| Enter ditekan dua kali antar entri | Hapus paragraf kosong dan andalkan pengaturan spacing |
| Rata kiri dan kanan membuat jarak antarkata melebar akibat URL panjang | Ubah alignment menjadi rata kiri dengan Ctrl + L |
| Spasi atau tab dipakai untuk menjorok | Hapus dan ganti dengan hanging indent Ctrl + T |
| Gaya Bibliography bawaan Word masih memakai spacing lama | Ubah gaya Bibliography melalui panel Styles, lalu atur ulang paragrafnya |
Sebelum merapikan, pastikan kamu tahu apakah pedoman kampus meminta jarak khusus antarentri. Sebagian institusi mewajibkan spasi satu di dalam entri dan satu baris kosong antarentri, sementara yang lain meminta spasi ganda merata.
Baca Juga: Kosakata Akademis Bahasa Inggris Terlengkap yang Wajib Kamu Kuasai: Cara Menyusun Daftar Pustaka yang Benar Beserta ContohnyaKesalahan Umum yang Sering Membuat Daftar Pustaka Direvisi

Source: Pexels
| Kesalahan | Contoh Salah | Perbaikan |
| Urutan tidak alfabetis | Susunan entri acak sesuai kemunculan di teks pada gaya APA | Urutkan berdasarkan nama belakang penulis pertama |
| Tahun terbit hilang | Rahmawati, D. Dasar-dasar penulisan akademik. Penerbit Cakrawala. | Rahmawati, D. (2021). Dasar-dasar penulisan akademik. Penerbit Cakrawala. |
| Nama depan ditulis lengkap | Rahmawati, Dewi. (2021). | Rahmawati, D. (2021). |
| Judul buku tidak dimiringkan | Rahmawati, D. (2021). Dasar-dasar penulisan akademik. Penerbit Cakrawala. | Judul buku dicetak miring |
| Gaya tercampur | Sebagian entri APA dan sebagian Harvard | Pilih satu gaya saja untuk seluruh daftar |
| Sumber di teks tidak ada di daftar | Sitasi (Putra, 2022) tanpa entri Putra | Tambahkan entri atau hapus sitasi |
| Tautan tidak bisa dibuka | URL terpotong atau tidak lengkap | Salin ulang URL utuh atau gunakan DOI |
Kemampuan Academic Writing Juga Dilatih di Kelas SUN English

Pemahaman soal sitasi dan daftar pustaka termasuk bagian dari keterampilan academic writing yang dibutuhkan saat kuliah maupun mendaftar studi ke luar negeri. Di SUN English, materi penulisan dilatih lewat program General English dan persiapan test seperti IELTS, TOEFL, PTE, hingga GRE, dengan kurikulum yang selalu diperbarui mengikuti format terbaru. Kelasnya dibuat kecil dalam format private maupun semi private, sehingga tulisan kamu bisa dikoreksi lebih detail oleh tutor berpengalaman. Untuk peserta program test prep, tersedia juga garansi kenaikan skor, yaitu minimal 1.0 Band untuk IELTS, 10 poin untuk TOEFL iBT, dan 100 poin untuk SAT.
Sekarang kamu sudah punya gambaran lengkap tentang cara menyusun daftar pustaka, mulai dari urutan penulisan, format per sumber, sampai trik rapi di Microsoft Word. Tinggal dipraktikkan pada naskahmu supaya dosen pembimbing nggak punya alasan mencoret bagian ini lagi. Kalau kamu butuh bimbingan academic writing atau persiapan tes bahasa Inggris untuk kuliah ke luar negeri, SUN English siap bantu dengan kurikulum yang selalu update dan tutor yang jago di bidangnya. Klik banner di atas buat dapetin penawaran menarik, atau klik di sini buat konsultasi langsung sama tim SUN English lewat WhatsApp kalau masih ada yang mau ditanyain.