Perbedaan Customer, Client, dan Consumer dalam Bahasa Inggris

Perbedaan customer, client, dan consumer sering luput dari perhatian pelajar bahasa Inggris, terutama yang baru mulai belajar business English. Ketiganya sama-sama diterjemahkan jadi “pelanggan” atau “konsumen” dalam bahasa Indonesia, padahal konteks pemakaiannya di dunia bisnis sebenarnya cukup jauh berbeda. Kesalahan pemilihan istilah ini kelihatannya remeh, tapi bisa membuat kamu terdengar kurang profesional saat presentasi kerja, menulis laporan, atau berkomunikasi dengan klien asing. Artikel ini disusun oleh tim SUN English supaya kamu bisa membedakan tiga istilah ini dengan lebih percaya diri. Setelah membaca sampai selesai, kamu juga akan dapat contoh kalimat lengkap dengan artinya biar makin gampang dipraktikkan.

Kenapa Tiga Istilah Ini Sering Dianggap Sama

Source: Pexels

Menurut penjelasan dari Wikipedia, customer secara umum merujuk pada pihak yang menerima barang atau jasa dari penjual melalui transaksi uang, sementara client lebih sering dipakai untuk pihak yang menerima saran atau layanan personal dari profesional tertentu. Kemiripan makna inilah yang bikin banyak orang menganggap dua kata ini bisa dipertukarkan begitu saja, padahal industri tertentu punya kecenderungan pemakaian yang cukup konsisten. Firma hukum, agensi periklanan, dan konsultan biasanya memakai client, sementara toko ritel, restoran, dan bank lebih sering memakai customer.

Consumer punya posisi yang agak berbeda lagi., consumer adalah pihak yang benar-benar memakai atau mengonsumsi produk tersebut, sementara customer belum tentu orang yang sama dengan yang memakainya. Contohnya, saat kamu membelikan mainan untuk keponakan, kamu berperan sebagai customer, sedangkan keponakanmu yang jadi consumer dari mainan itu.

Baca Juga: 50 Singkatan Bahasa Inggris dalam Dunia Kerja Agar Tampil Profesional!: Perbedaan Customer, Client, dan Consumer dalam Bahasa Inggris

Tabel Perbandingan Customer, Client, dan Consumer

AspekCustomerClientConsumer
Definisi singkatPembeli barang atau jasaPenerima layanan profesional dan personalPengguna akhir suatu produk
Jenis hubunganTransaksional, bisa sekali beliBerkelanjutan, sering berupa kontrak jangka panjangTidak selalu ada transaksi langsung
Contoh industriToko ritel, restoran, bioskopFirma hukum, agensi iklan, konsultan keuanganIndustri makanan, kosmetik, barang konsumsi
Fokus istilahSiapa yang membayarSiapa yang menerima jasa personalSiapa yang memakai produknya
Baca Juga: Contoh Kalimat Follow Up Interview Kerja dalam Bahasa Inggris yang Sopan: Perbedaan Customer, Client, dan Consumer dalam Bahasa Inggris

Tingkatkan rasa percaya dirimu dalam berbahasa Inggris untuk keseharian, obrolan santai, hingga urusan karir. Belajar makin asyik dan terarah bersama expert tutor SUN English di kelas private yang jadwalnya super fleksibel. Yuk, klik banner di atas untuk mendapatkan penawaran menarik dan daftar kelasnya sekarang!

Contoh Kalimat dan Artinya

Source: Pexels

Biar makin nempel di kepala, berikut contoh kalimat masing-masing istilah beserta terjemahannya.

Kalimat dalam Bahasa InggrisArti dalam Bahasa Indonesia
The store offers discounts to loyal customers.Toko itu memberikan diskon kepada pelanggan setia.
A person who hires a lawyer becomes a client of the law firm.Seseorang yang menyewa jasa pengacara menjadi klien firma hukum tersebut.
The company strives to meet the needs of its clients through personalized service.Perusahaan itu berusaha memenuhi kebutuhan kliennya lewat layanan yang dipersonalisasi.
Consumers are becoming more aware of the ingredients in their food.Konsumen semakin sadar akan kandungan bahan dalam makanan mereka.
When you buy a toy for your nephew, you’re the customer but he’s the consumer.Saat kamu membeli mainan untuk keponakanmu, kamu adalah customer, tapi dia adalah consumer-nya.
Our agency has several important clients in the tech industry.Agensi kami punya beberapa klien penting di industri teknologi.
Baca Juga: Perbedaan Rob dan Steal dalam Bahasa Inggris, Jangan Ketuker Lagi: Perbedaan Customer, Client, dan Consumer dalam Bahasa Inggris

Kenapa Bedanya Bukan Cuma Soal Formalitas

Sebagian orang mengira perbedaan tiga istilah ini cuma soal tingkat formalitas kata, padahal ada nuansa hubungan bisnis yang sebenarnya ikut terkandung di dalamnya. Menggunakan kata client untuk transaksi sekali beli di minimarket justru terdengar aneh, karena kata ini membawa konotasi hubungan jangka panjang yang belum tentu relevan. Sebaliknya, memakai customer untuk menyebut orang yang sudah bertahun-tahun jadi mitra kerja sama sebuah agensi kreatif juga terasa kurang pas, sebab istilah itu cenderung menggambarkan interaksi yang lebih singkat dan transaksional.

Consumer juga sering dipakai dalam konteks yang lebih luas, misalnya riset pasar atau kebijakan pemerintah, karena istilah ini menyasar populasi pengguna secara umum, bukan individu tertentu yang bertransaksi. Istilah seperti consumer behavior atau consumer protection jauh lebih umum ditemukan dibanding customer behavior, karena cakupannya memang lebih makro.

Kesalahan yang lumayan sering kejadian adalah menerjemahkan semua istilah ini jadi “konsumen” begitu saja dalam laporan atau presentasi bahasa Inggris, padahal audiens native speaker biasanya langsung menangkap kejanggalannya. Kalau kamu kerja di bidang customer service tapi terus-terusan menyebut orang yang komplain sebagai consumer, kesannya jadi kaku dan kurang natural, padahal cukup pakai customer saja biar kedengaran lebih pas sama situasinya.

Baca Juga: Kursus Bahasa Inggris Online vs Offline, Pilih yang Mana?: Perbedaan Customer, Client, dan Consumer dalam Bahasa Inggris

Istilah Lain yang Masih Satu Rumpun dengan Ketiganya

Selain tiga istilah utama tadi, ada beberapa kosakata lain dalam business English yang berhubungan dan sering muncul berdampingan. Clientele dipakai untuk menyebut sekumpulan client atau customer suatu bisnis secara kolektif, misalnya “the restaurant has a loyal clientele” yang berarti restoran itu punya kumpulan pelanggan setia. End-user merujuk pada orang yang benar-benar memakai produk digital atau software, mirip konsep consumer tapi lebih spesifik ke konteks teknologi. Prospect dipakai untuk calon customer atau client yang belum melakukan transaksi, tapi sudah menunjukkan ketertarikan terhadap produk atau jasa tertentu.

Ada juga istilah patron, yang biasanya dipakai untuk pelanggan setia sebuah tempat tertentu, misalnya restoran atau teater, dan cenderung punya kesan lebih formal dibanding customer biasa. Memahami rumpun kosakata ini bikin kamu lebih fleksibel memilih kata yang tepat sesuai situasi, apalagi kalau pekerjaan kamu berhubungan langsung dengan dunia pemasaran atau customer service.

Baca Juga: Ngapain Repot Pisah Agen? Temukan Solusi All-in-One Persiapan IELTS & Kuliah Luar Negeri di Sini! : Perbedaan Customer, Client, dan Consumer dalam Bahasa Inggris

Praktik Business English Ini Juga Diajarkan di Kelas SUN English!

Istilah semacam customer, client, dan consumer termasuk kosakata dasar yang sering dibahas di kelas business English SUN English, terutama untuk peserta yang bekerja di bidang penjualan, pemasaran, atau layanan pelanggan. Kurikulumnya disusun mengikuti kebutuhan komunikasi kerja terkini, sehingga materi seperti ini tidak berhenti di teori, melainkan langsung dipraktikkan lewat simulasi kalimat dan situasi kerja nyata. Kelasnya pun bisa diambil secara private maupun semi private, sehingga pembahasan istilah bisnis tertentu bisa disesuaikan dengan bidang pekerjaan masing-masing peserta.

Sekarang kamu sudah tahu perbedaan customer, client, dan consumer beserta contoh kalimatnya masing-masing, tinggal dibiasakan dipakai sesuai konteks yang tepat. Kalau masih ada kosakata business English lain yang bikin bingung, SUN English siap membantu lewat kurikulum yang selalu update dan tutor berpengalaman di bidangnya. Klik banner di atas buat dapetin penawaran menarik, atau klik di sini buat konsultasi langsung sama tim SUN English lewat WhatsApp kalau masih ada yang mau ditanyain soal kelas business English yang cocok buat kamu.