Tips Menjawab IELTS Speaking Part 1 Agar Terdengar Natural!

Merasa blank menjadi salah satu respon paling umum saat kandidat berjumpa dengan pertanyaan dalam ujian IELTS bagian Speaking. Terlebih saat mereka sama sekali tidak bisa memprediksi jenis atau topik pertanyaan apa yang ditanyakan penguji, atau mungkin sudah memiliki ide matang tapi berakhir tergagap-gagap saat menjawab. Oleh karena itu, kita akan bahas beberapa tips menjawab IELTS Speaking Part 1 agar terdengar natural supaya Sunners bisa meraih target skor yang diinginkan.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Tapi tunggu dulu! Sebelum kita bahas tipsnya lebih lanjut, kira-kira gimana sih struktur dan klasifikasi penilaian IELTS Speaking Part 1? Jadi, kita akan berhadapan dengan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan kehidupan pribadi, misalnya pekerjaan, sekolah, kampung halaman, hobi, serta keluarga. Bagian ini memiliki durasi 4 hingga 5 menit.

Yuk, kita mulai dengan mengenal struktur dan penilaian IELTS speaking part 1!

Mengenal Struktur dan Penilaian IELTS Speaking Part 1

Di tahap Part 1, kamu akan berhadapan dengan beberapa pertanyaan ringan yang berkaitan dengan kehidupan pribadimu. Topik yang sering keluar meliputi pekerjaan, sekolah, kampung halaman, hobi, rutinitas harian, serta keluarga. Sesi pemanasan ini biasanya memiliki durasi sekitar 4 hingga 5 menit.

Nah, jawabanmu akan dinilai berdasarkan empat kategori besar:

  1. Fluency and Coherence: Kelancaran menjawab pertanyaan dan bagaimana gagasanmu dapat saling terkait secara natural dan logis.
  2. Lexical Resource: Kekayaan kosakata yang kamu gunakan.
  3. Grammatical Range and Accuracy: Penggunaan variasi tata bahasa Inggris sesuai kaidah yang benar.
  4. Pronunciation: Pelafalan kata dan intonasi yang jelas.

4 Tips Menjawab IELTS Speaking Part 1 Agar Terdengar Natural

Baca Juga: Cara Mendapatkan Skor IELTS 7.0 dalam 1 Bulan (Bisa Gak Sih?)

Mari kita simak beberapa strategi jitu di bawah ini agar pelafalan dan jawaban Sunners terdengar jauh lebih mengalir dan layaknya native speaker:

1. Kembangkan Jawabanmu (Hindari Jawaban Satu Kata)

Daripada hanya memberikan satu atau dua kata yang terkesan singkat dan dingin, akan jauh lebih baik apabila kamu mengiringi jawabanmu dengan penjelasan yang mendalam serta contoh relevan. Hal ini akan memperkuat argumen sekaligus memamerkan rentang kosakatamu kepada penguji.

Yuk, lihat perbandingan contoh di bawah ini:

  • Pertanyaan: What subject do you dislike the most in your school?
  • Jawaban Pendek: History. (Terlalu singkat, tidak ada ruang untuk dinilai).
  • Jawaban Improvisasi: Personally, I really dislike history because it covers a lot of past events which include the details of notable heroes, important dates, and international agreements that I have to thoroughly memorize.

2. Sisipkan Idioms yang Tepat

Idiom adalah ungkapan kiasan dalam bahasa Inggris yang tidak bisa diterjemahkan secara harfiah kata demi kata. Frasa ini merupakan ungkapan natural yang biasa digunakan oleh penutur asli untuk mengekspresikan ide mereka sehari-hari.

  • Contoh: For me, making new friends in an unfamiliar environment has always been a piece of cake.

Kalimat di atas bukan berarti bahwa bersosialisasi dengan orang baru itu disamakan dengan memakan sepotong kue. Frasa a piece of cake di sini mengungkapkan bahwa sesuatu hal sangatlah mudah dilakukan. Dengan idiom, ekspresimu akan jauh lebih bervariasi. Namun, pastikan idiom yang kamu pilih benar-benar sesuai dengan konteks pertanyaannya ya!

3. Isi Jeda Kekosongan dengan Filler Words

Untuk menunjukkan bahwa kamu memiliki kontrol penuh atas bahasa yang kamu gunakan, filler words dapat membantu mengisi kekosongan saat kamu sedang memikirkan ide di tengah-tengah percakapan. Tujuannya adalah untuk menghindari kecanggungan total (diam membisu) dan membuat nada bicaramu terdengar santai.

Berikut adalah beberapa contoh filler words elegan yang bisa kamu gunakan:

  • That’s a really great question, actually…
  • Well, basically…
  • As far as I know…
  • From my point of view…
  • Let me see…

4. Rekam, Amati, dan Perbaiki (Self-Correction)

Saat melakukan latihan mandiri di rumah, Sunners bisa mencari contoh pertanyaan Speaking Part 1 di internet lalu mencoba menjawabnya sambil merekam suaramu sendiri di smartphone. Tujuannya adalah supaya kamu bisa mengamati secara objektif di bagian mana kamu sering tersendat. Dari hasil rekaman ini, kamu bisa fokus memperbaiki tingkat kelancaran, grammar, hingga pelafalan kata yang masih kurang jelas.

Awas! Hindari Kesalahan Fatal Ini Saat Sesi Speaking

Source: Freepik

Baca Juga: Perbedaan IELTS Academic dan General Training (Jangan Salah!)

Selain mempraktikkan tips di atas, pastikan kamu juga menghindari beberapa kesalahan umum yang sering bikin skor kandidat anjlok:

Ketidaktepatan Grammar

Sering kali kandidat mencampurkan past dan present tenses padahal konteks peristiwanya ada di masa lampau. Ada juga yang salah menggunakan subjek tunggal atau jamak. Pastikan kamu menguasai dasar-dasar tenses sebelum hari ujian tiba.

Jeda Suara yang Mengganggu

Rasa gugup sering membuat penyampaian pendapat dipenuhi dengan suara “Ehmm…” atau “Eee…” yang terlalu panjang. Ini akan menurunkan poin fluency. Ganti kebiasaan tersebut dengan menggunakan filler words yang sudah kita bahas sebelumnya.

Terlalu Singkat atau Terlalu Bertele-tele

Jawaban singkat membuat penguji tidak punya bahan untuk menilai kemampuanmu. Sebaliknya, jawaban yang terlalu panjang hingga melenceng jauh dari topik akan membuatmu dinilai tidak fokus. Jawablah secukupnya dengan rumus: Jawaban Langsung + Alasan + Contoh Singkat.

Menghafal Naskah

Penguji IELTS sudah sangat terlatih dan tajam saat mengidentifikasi jawaban hasil hafalan (scripted answers). Meskipun pelafalanmu bagus, penguji akan langsung mengurangi nilaimu jika intonasimu terdengar datar seperti robot yang sedang membaca teks. Jawablah secara spontan dan jujur!

Raih Skor IELTS Speaking Impianmu Bersama SUN English!

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Kursus IELTS Terbaik (Bisa Langsung Daftar Kampus!)

Itulah beberapa strategi jitu yang dapat Sunners terapkan untuk menghadapi penguji tanpa rasa takut. Kunci utamanya adalah membiasakan diri berbicara bahasa Inggris setiap hari agar lidahmu tidak kaku saat hari ujian tiba.

Apakah kamu butuh partner latihan (speaking partner) sekaligus feedback langsung dari pakarnya? Jangan khawatir, SUN English siap membantumu! Kami menyediakan kelas khusus persiapan IELTS yang interaktif, lengkap dengan simulasi tes Speaking tatap muka (mock test) yang dirancang persis seperti kondisi aslinya. Yuk, raih skor impianmu bersama tutor ahli kami!

Cek berbagai layanan menarik seputar persiapan ujian internasional dan konsultasi studi luar negeri dari SUN English. Silakan klik disini untuk terhubung langsung dengan tim kami melalui WhatsApp. Tunggu apa lagi? Lancarkan bahasa Inggrismu dan mulai langkah suksesmu dari sekarang!