Tes TOEFL Adalah Apa? Ini Pengertian dan Tujuannya
Tes TOEFL adalah salah satu ujian kompetensi bahasa Inggris yang banyak diminta oleh berbagai institusi dan perusahaan. Apa tujuan dari tes TOEFL itu sendiri? Apa saja yang dapat kita perhatikan pada tes tersebut? Mari kita bahas bersama dalam artikel ini!
Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!Arti TOEFL dan Tujuannya
TOEFL adalah singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Sebagaimana disebutkan dalam namanya, tes TOEFL adalah tes yang digunakan untuk menguji kemampuan bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Dalam arti lain, tes ini ditujukan untuk orang-orang yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama mereka.
Tes TOEFL adalah untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris seseorang sebelum memasuki institusi atau perusahaan tertentu, umumnya karena badan tersebut membutuhkan kemampuan berbahasa Inggris yang fasih. Setiap institusi maupun perusahaan memiliki syarat yang berbeda-beda akan nilai yang mereka butuhkan. Karena tes TOEFL tidak memiliki nilai ‘kelulusan’, keberhasilan tes didasarkan pada apakah peserta dapat meraih nilai minimum yang dibutuhkan perusahaan atau institusi yang hendak mereka masuki.
Jenis-jenis Tes TOEFL
Sebelum mendaftar untuk tes TOEFL, kita perlu tahu bahwa tes ini memiliki beberapa jenis. Beberapa institusi dan perusahaan membutuhkan jenis tes yang berbeda, sehingga kita perlu tahu terlebih dahulu ujian mana yang perlu kita ambil agar kita tidak salah pilih.
Salah satu jenis dari tes TOEFL adalah TOEFL iBT. Nama tersebut merupakan singkatan dari TOEFL internet-based test. Seperti yang disebutkan dalam namanya, tes ini umumnya dilaksanakan menggunakan komputer. Jenis tes ini merupakan yang paling umum dibutuhkan untuk keperluan imigrasi ataupun pendaftaran ke institusi dan perusahaan luar negeri.
Di samping TOEFL iBT, terdapat jenis tes TOEFL lain yaitu TOEFL ITP. TOEFL ITP merupakan kepanjangan dari TOEFL Institutional Testing Program. Jenis tes ini dirancang khusus untuk keperluan internal institusi atau organisasi tertentu, dengan struktur tes yang lebih sederhana dibandingkan dengan TOEFL iBT. Jenis tes ini umum digunakan untuk institusi dan perusahaan di Indonesia.
Struktur Tes TOEFL
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tes TOEFL memiliki beberapa jenis dengan struktur tes yang berbeda. Tergantung apakah kalian mengambil jenis tes TOEFL iBT atau ITP, kemampuan-kemampuan berbahasa Inggris dan jenis-jenis soal yang diujikan akan berbeda. Berikut adalah perbedaan struktur antara TOEFL iBT dan TOEFL ITP.
- TOEFL iBT
TOEFL iBT menguji empat kemampuan berbahasa Inggris: Reading, Listening, Speaking, dan Writing. Ujian ini sendiri berlangsung selama kurang lebih 2 jam.
Bagian Reading berisi 20 soal dan berdurasi sekitar 35 menit. Bagian ini menguji pemahaman peserta ujian akan bacaan berbahasa Inggris dengan berbagai tipe soal.
Bagian Listening berlangsung selama kurang lebih 36 menit, dengan jumlah soal sebanyak 28 butir. Sama seperti bagian Reading, bagian Listening terdiri dari beberapa jenis soal. Adapun materi Listening yang digunakan adalah ceramah perkuliahan dan diskusi bertema akademik.
Pada bagian Speaking, peserta ujian akan diberikan empat tugas untuk berbicara tentang berbagai macam topik. Bagian ini umumnya berlangsung selama 16 menit.
Pada bagian terakhir, peserta ujian akan diberikan dua soal Writing yang dikerjakan selama sekitar 29 menit. Tugas pertama adalah memberikan respon tertulis untuk sebuah bacaan dan rekaman pembicaraan, sementara tugas kedua adalah memberikan opini untuk menanggapi sebuah diskusi akademik.
- TOEFL ITP
Berbeda dengan TOEFL iBT, struktur untuk TOEFL ITP lebih sederhana. Tipe soal yang dijumpai pun lebih sedikit, dengan soal-soal berupa pilihan ganda untuk semua bagian. Tes ini terdiri dari tiga bagian: Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension.
Bagian Listening Comprehension merupakan bagian yang menguji kemampuan mendengarkan peserta ujian. Tes ini terdiri dari 50 soal yang dibagi ke dalam tiga bagian. Durasi bagian ini sendiri berlangsung selama 35 menit.
Pada bagian Structure and Written Expression, peserta ujian diberikan soal-soal yang berhubungan dengan pemahaman mereka tentang tata bahasa dan struktur kalimat dalam bahasa Inggris. Terdapat dua bagian yang diujikan: bagian pertama berupa soal-soal melengkapi kalimat dan bagian kedua berupa mengidentifikasi kesalahan dalam tata bahasa. Bagian ini memiliki jumlah soal dan durasi terpendek dalam tes, dengan 40 butir soal dan 25 menit yang diberikan untuk menyelesaikannya.
Bagian terakhir berupa Reading Comprehension, yang menguji pemahaman peserta akan bacaan-bacaan berbahasa Inggris. Bagian ini memiliki 50 soal dengan durasi pengerjaannya yaitu 55 menit. Soal-soal tersebut dibagi untuk 5 bacaan panjang, dengan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan ide pokok sampai informasi spesifik dalam bacaan.
Tes TOEFL adalah tes yang cukup diminati oleh berbagai perusahaan dan institusi. Jika beberapa organisasi favorit kalian membutuhkan nilai ujian tersebut, perlu lakukan riset untuk jenis tes mana yang diperlukan untuk pendaftaran kalian. Dengan riset yang baik, kita pun dapat mempersiapkan diri dengan lebih matang.
Untuk informasi lengkap seputar pembelajaran Bahasa Inggris, tips dan trik, hingga Test Preparation Program eksklusif, kamu bisa temukan informasinya di sini. SUN English merupakan ahli dalam bidang persiapan tes internasional yang mengembangkan berbagai program dalam membantu meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris-mu. Kami merupakan bagian dari SUN Education Group yang bekerjasama dengan institusi top dunia luar negeri dalam menyajikan dukungan studi terbaik ke luar negeri. Persiapan Bahasa Inggris bisa kamu konsultasikan lebih lanjut dengan menghubungi SUN English melalui WhatsApp!