Kenapa Orang Indonesia Bilang ‘Happy Ied Mubarak’ Bukan ‘Eid Mubarak’? (Fakta Budaya)

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, timeline media sosial, grup WhatsApp, hingga spanduk di jalanan pasti akan dipenuhi dengan berbagai ucapan Lebaran. Di antara sekian banyak ucapan, sadarkah kamu ada satu frasa berbahasa Inggris yang sangat populer namun sebenarnya “khas Indonesia banget”? Ya, frasa tersebut adalah: “Happy Ied Mubarak”.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Sekilas, ucapan ini terdengar keren dan internasional. Namun, jika kamu perhatikan ucapan dari selebriti luar negeri atau native speaker, mereka biasanya hanya menuliskan “Eid Mubarak”.

Lalu, dari mana asal huruf “I” dan kata “Happy” tersebut? Sebenarnya, apa perbedaan ied mubarak dan eid mubarak secara linguistik dan budaya? Yuk, kita bedah fakta uniknya di bawah ini!

1. Masalah Transliterasi: “Eid” vs “Ied”

Perbedaan paling mendasar terletak pada cara kita menerjemahkan (transliterasi) huruf Arab ke huruf Latin. Kata “Idul Fitri” berasal dari bahasa Arab عيد (dibaca: ‘iid).

Jadi, ketika orang Indonesia menulis “Ied Mubarak”, mereka sebenarnya sedang menggunakan ejaan lokal Indonesia yang diselipkan ke dalam frasa berbahasa Inggris.

2. “Happy Ied Mubarak” = Pemborosan Kata (Pleonasme)

Fakta budaya kedua yang tak kalah menarik adalah penambahan kata “Happy”. Orang Indonesia sangat menyukai kata “Selamat” di setiap perayaan (Selamat Pagi, Selamat Ulang Tahun, Selamat Lebaran). Alhasil, kata “Happy” otomatis ditambahkan di depan ucapan Lebaran agar terasa lebih afdal.

Padahal, mari kita lihat arti kata aslinya:

  • Eid / Ied: Perayaan / Hari Raya
  • Mubarak: Yang Diberkahi / Penuh Berkah

Frasa “Eid Mubarak” sendiri sudah berarti “Hari Raya yang Penuh Berkah” atau “Selamat Hari Raya”. Jika kamu menambahkan kata “Happy” di depannya (Happy Eid Mubarak), terjemahan harfiahnya akan menjadi “Selamat Hari Raya yang Penuh Berkah”. Dalam struktur bahasa Inggris, ini dianggap sebagai pemborosan kata atau mubazir.

3. Mana yang Benar dan Sebaiknya Digunakan?

Jika kita berbicara dari sudut pandang grammar bahasa Inggris standar dan konsensus global, perbedaan ied mubarak dan eid mubarak sangat jelas. Penulisan yang tepat dan lazim digunakan di seluruh dunia adalah Eid Mubarak atau Happy Eid.

Namun, jika dilihat dari kacamata budaya, bahasa adalah alat komunikasi. Penggunaan “Happy Ied Mubarak” di Indonesia sudah menjadi bagian dari bahasa gaul (slang) atau Indo-English yang dipahami oleh masyarakat luas. Tidak ada yang akan marah atau tersinggung jika kamu menggunakannya untuk update status WhatsApp bersama teman-teman lokal.

Source: Pexels

Kesimpulan: Global vs Lokal

  • Ingin mengirim ucapan ke rekan kerja multinasional, klien luar negeri, atau teman bule? Gunakan Eid Mubarak atau Happy Eid.
  • Sedang mendesain kartu ucapan santai untuk keluarga atau circle pertemanan di Indonesia? “Happy Ied Mubarak” masih bisa ditoleransi sebagai ekspresi budaya lokal.

Bahasa Itu Fleksibel, Tapi Punya Aturan!

Memahami perbedaan ied mubarak dan eid mubarak membuktikan bahwa belajar bahasa Inggris itu tidak cuma soal menghafal rumus grammar, tapi juga memahami konteks budaya di baliknya. Kesalahan kecil dalam transliterasi bisa menciptakan frasa baru yang unik di suatu negara!

Semoga fakta budaya ini bisa menambah wawasan kamu untuk membuat ucapan Lebaran yang lebih tepat sasaran tahun ini.

Eid Mubarak to you and your loved ones!